Selulit mengenai sebagian besar perempuan. Menurut sebuah artikel di CNN, selulit mengenai sekitar 99% perempuan. Penyebabnya belum diketahui secara pasti, tapi diduga faktor genetik atau keturunan berperan besar. Selulit juga terkait erat dengan diet. Menurut para ahli, diet yang tepat dapat mengurangi dan mencegah selulit. Terdiri dari :
Antioksidan
Membantu membersihkan tubuh dan mengurangi kerusakan radikal-radiakl bebas di dalam tubuh. Radikal-radikal bebas adalah molekul-molekul yang sangat reaktif dan menyebabkan oksidasi sel-sel. Radikal bebas menyebabkan destruksi sirkulasi yang menyebabkan selulit. Antioksidan mencegah oksidasi sel, terdapat pada buah-buah seperti berry, paprika warna warni, tomat, dan sayuran daun hijau. Dua sumber antioksidan lain yang juga mengandung enzim pencegah selulit adalah nanas dan pepaya. Bromelain di dalam nanas dan papaine di dalam pepaya adalah dua enzim pencernaan kuat yang memecah protein dan mencegah pembentukan selulit.
Suplemen
Suplemen seperti glucosamine, vitamin C dan vitamin E berkhasiat mengoreksi dan mencegah masalah selulit. Glucosamine dikaitkan dengan kesehatan sendi, membangun dan melindungi jaringan-jaringan penghubung di dalam tubuh. Rusaknya jaringan-jaringan ini dapat menyebabkan tampilan selulit.
Glucosamine tak bisa didapatkan dari makanan. Cara mendapatkannya adalah dengan suplemen. Vitamin C dan E adalah antioksidan yang meningkatkan sirkulasi, meningkatkan produksi jaringan penghubung kolagen, dan mencegah kerusakan radikal-radikal bebas. Kadang, vitamin ini dapat ditemukan dalam kombinasi suplemen untuk pencegahan tambahan terhadap selulit.
Kayu Manis
Salah satu bumbu yang paling terkenal ini diduga dapat mengurangi selulit. Selulit terkait dengan sirkulasi buruk. Kayumanis meningkatkan sirkulasi di dalam sistem tubuh, membantu menstimulir eliminasi timbunan toksin seperti selulit di dalam tubuh. Untuk mendapatkan khasiat ini, taburkan 1/2 sendok teh ke dalam serealia, havermut atau teh per hari.
Minuman Sehat
Teh hijau adalah minuman anti selulit kuat. Termasuk antioksidan yang mencegah kerusakan jaringan, dan juga meningkatkan produksi adrenalin. Dengan meningkatkan produksi adrenalin, kalori dibakar secara lebih efisien, yang lalu mencegah timbunan lemak dan toksin di dalam tubuh. Air putih adalah minuman penting lainnya yang harus diminum banyak. Air mendorong tubuh mengeliminasi toksin dan mencegah penimbunannya di dalam badan. Dengan mengeluarkan toksin secara teratur, selulit dikeluarkan dan selulit baru lebih lambat terbentuki.
Makanan yang harus dihindari
Makanan tertentu menyebabkan timbunan toksin dan penyimpanan lemak di dalam tubuh, sirkulasi buruk yang menghambat pengeluaran toksin. Hal ini meningkatkan risiko selulit dan kenaikan berat badan. Makanan, minuman, dan senyawa yang dimaksud adalah junk foods yang dihaluskan, makanan cepat saji tinggi lemak jenuh, makanan yang digoreng, alkohol, kafein dan nikotin.
Makanan yang ditambahkan
Selulit tak pernah bisa dihilangkan secara permanen, tapi menambahkan makanan tertentu ke dalam diet mengurangi tampilan dan membantu mencegah terjadinya selulit di masa depan.
Makan Berry
Berry seperti blueberry, raspberry, ceri, dan stroberi mengandung kadar antioksidan tinggi yang mencegah destruksi jaringan dan pembentukan selulit.
Tambahkan Kayu Manis
Bumbu ini meningkatkan sirkulasi dan detoksifikasi jaringan. Mengurangi tampilan selulit dan mencegah pembentukan selulit di masa depan.
Masak dengan bawang Putih dan Bawang Bombay
Keduanya kaya antioksidan dan meningkatkan sirkulasi untuk mencegah dan mengatasi selulit.
Minum Air Putih dan Teh Hijau
Minum paling sedikit 8 gelas air putih sehari untuk mengeluarkan toksin. Minum teh hijau 2 sampai 3 kali sehari. Teh hijau termasuk antioksidan kuat dan efektif untuk mengurangi selulit.